Reliability, Availability dan Serviceability

Berbicara tentang rekayasa perangkat lunak, rekayasa komputer, rekayasa jaringan komputer, dan sejenisnya, setidaknya ada 3 (tiga) istilah yang sering menjadi pedoman tentang kualitas perekayasaan tersebut dilihat dari sisi pengguna. Ketiga istilah tersebut adalah Reliability, Availability dan Serviceability. Apa saja sih maksud dari ketiga istilah tersebut?

Reliability adalah kondisi di mana apa yang kita jadikan masukan (input) sudah sesuai persis dengan kondisi di mana kita memasukkan data tersebut. Selain masukan (input), luaran (output) juga harus sesuai dengan luaran (output) yang diharapkan oleh pengguna.

Sebagai misal, jika kita sering mengisi data ke suatu aplikasi atau server, tapi kemudian data tersebut berulang kali hilang, maka bisa dikatakan Realibility dari aplikasi atau server tersebut kurang bisa dipercaya dalam konteks masukan (input).

Adapun contoh untuk permasalahan Realibility di dalam luaran (output), kita bisa menggunakan sebuah kalkulator sebagai contoh. Misal, kita ingin mengetahui hasil penjumlahan angka 1 + 1, kemudian di kalkulatornya keluar angka selain angka 2, padahal angka harapan yang seharusnya keluar sebagai luaran (output) adalah 2, maka bisa dikatakan aplikasi tersebut memiliki permasalahan dengan Reliability.

Bagaimana dengan Availibility? Availibility adalah kondisi di mana sebuah aplikasi bisa diakses tanpa permasalahan, tapi bukan dalam konteks kesalahan masukan-luaran (input-output). Sebagai misal, ketika kita mengakses sebuah aplikasi web, jika kemudian muncul tampilan kesalahan bahwa aplikasi tersebut tidak bisa diakses dari web browser, maka bisa dikatakan ada permasalahan Availibility pada aplikasi tersebut. Namun perlu diingat, bisa jadi masalah Availibility ini bukan berasal dari server maupun aplikasi tersebut, bisa jadi permasalahan Availibility ini berasal dari penyedia layanan koneksi. Akan tetapi, saya jarang sekali mengalami masalah ini. Gampangnya, jika kita mendapatkan pesan bahwa sebuah situs yang ingin kita tuju tidak bisa diakses, maka kita bisa mencoba untuk mengakses situs-situs besar, semacam Google, Bing, Facebook, dan situs-situs besar lainnya. Jika tidak ada masalah, bisa dipastikan, permasalahan Availibility bukan berasal dari koneksi, tapi berasal dari server yang kita tuju, entah itu servernya ataukah aplikasinya.

My Blog – Ali Sofyan Kholimi

Selamat Datang di Blog Ali Sofyan Kholimi. Ubah atau Hapus untuk memulai blogging!


Dua kalimat di atas adalah posting asli dari tulisan ini. Kalimat hasil generate otomatis dari mendaftarkan kembali sebuah blog lama baru, yang entah bagaimana ceritanya, hilang semua tulisan yang pernah ada. Karena harus memulai kembali dari nol, maka saya berpikir, mengapa tidak sekalian ganti visi saja?

STEAM+R, adalah visi baru dari blog ini. Semua tulisan yang akan muncul di blog ini akan berasal dari visi tersebut. STEAM+R bermakna STEAM yang berdiri di atas pondasi Religion (Agama). STEAM adalah sebuah bidang yang digunakan untuk mengatasi permasalahan riil dunia saat ini, yang terdiri dari Science, Technology, Engineering, Art, dan Math. Apakah konsep ini menganak-tirikan salah satu bidang ilmu? Bahkan sebaliknya, di konsep ini, kita bisa menemukan istilah Social Science dan Social Engineering. Di sisi lain, rumus-rumus Fisika dan Matematika pun akan mendapat tempatnya di dunia ilmu sosial.

Walaupun ada juga istilah STREAM, di mana istilah Religion sudah masuk, namun saya tidak mau ikut dalam penamaan tersebut. Mengapa? Karena Religion dalam STREAM dianggap setara, sedang dalam istilah STEAM+R yang saya gunakan ini, Religion berfungsi sebagai pondasi.